Monday, May 9, 2016

Sistem Operasi Linux

Apa kabar sobat bloger ?, kali ini saya akan memposting sebuah artikel tentang Linux dan perintah - perintah dasarnya juga. Tetapi sebelum menuju perintah - perintah dasar dari Linux, pertama - tama kalian harus mengetahui apa itu Linux, bagaimana perkembanganya dan apasajakah jenis - jenis dari linux itu sendiri. Oke kita langsung saja.




Pengertian Linux


Linux adalah sebuah sistem operasi yang berbasis Unix yang dikembangkan berdasarkan standar yang dimiliki oleh Unix, dengan kata lain Linux merupakan sebuah sistem operasi yang di hasilkan dari perkembangan Unix atau dengan kata lain keturunanya. Linux merupakan sistem operasi Open Source yang artinya semua orang bebas digunakan, dirubah, dan dikembangkan oleh siapa saja dan tentunya didapat dengan cuma - cuma atau gratis, selain itu Linux juga berada di bawah lisensi GNU (General Public License),  yang artinyaLinux didistribusikan berikut dengan source code atau kode programnya. Dengan ketersediaan akses kode tersebut pengguna memungkinkan dapat bebas berkreasi, memodifikasi dan mendistribusikan kembali.

 

Nama Linux itu berasal dari nama pembuatnya dan mulai diperkenalkan pada tahun 1991 oleh Linus Torvalds. Linux biasanya digunakan sebagai sistem operasi di berbagai perangkat keras komputer, terutama komputer server, komputer desktop, dan super komputer. Linux juga merupakan sistem operasi yang bersifat multi user dan multi tasking. Artinya dari satu user dapat masuk ke Linux yang sama pada waktu yang sama pula dengan aplikasi yang berbeda. Selain itu, Linux juga multi tasking, yang artinya user dapat mengeksekusi lebih dari satu proses progran yang sama. Linux memiliki logo yang sangat unix, yaitu sebuah burung penguin, selain logonya yang unix asal mula logonyapun unix, awalnya ketika Linus ( Sang penggagas Linux) berlibur ke daerah selatan dia bertemu dengan seekor penguin lucu yang tidak sengaja mengigit jarinya, hal ini yang membuat Linus demam berhari - hari. 

Kejadian ini kemudian yang menginspirasi dirinya untuk menjadikan seekor penguin sebagai logo dari Linux. TUX, nama seekor penguin yang menjadi logo maskot dari Linux. TUX merupakan hasil karya seniman Larry Ewing seorang pelukis yang terkenal, logo tersebut di buat pada tahun 1996, dan atasusulan James Hughes dipilihlah nama TUX yang berarti Trovald Unix.


Jenis - jenis Linux

1. Debian Linux
Debian merupakan jenis linux yang kurang terkenal, namun banyak penggunaya dari kalangan teknis. Mereka puas karena kestabilanya. Selain itu, format paket programnya lebih stabil.

2. Redhat Linux
Merupakan Linux yang cukup populer di Amerika dan Indonesia, dan di rancang khusus untuk komputer server. Redhat diakui sebagai server tercepat dibandingkan dengan linux server lainya.

3. Mandrake Linux
Merupakan Linux yang handal bila digunakan sebagai Client, dan di utamakan menggunakan proccessor pentium.

4. Caldera Linux
Merupakan jenis Linux yang di rancang untuk mempermudah pemakaian bagi penggunaya dengan tampilan keseluruhanya grafis.

5. Slackware Linux
Slackware adalah distribusi Linux pertama, yang hadir dengan model yang sangat sederhana tidak seperti distribusi Linux lainya.

6. SuSE Linux
Linux ini paling banyak digunakan di Eropa. SuSE ini di lengkapi desktop manager yang dikenal dengan KDE (K Desktop Environment) desktop dan platform.

7. Corel Linux 
Linux dengan sistim distribusi

8. Turbo Linux
Turbo Linux adalah Linux yang terkenal di Asia. bahkan di Jepang dan di China. Linux ini dibuat dari berbagai under Linux/UNIX, baik komersial, maupun freeware untuk kepentingan jaringan besar.

9. Ubuntu Linux
Ubuntu memiliki banyak kelebihan yaitu dapat update berkala selama 3 bulan, dukungan komunikasi sangat banyak, dukungan dana yang melimpah, dan CD installernya gratis.

Nah, itu semua adalah jenis - jenis Linux yang saya ketahui sejauh ini. Selanjutnya kiata akan beralih ke perintah - perintah dasar Linux.


Perintah - perintah dasar Linux

1. sudo su Digunakan untuk login sebagai root/pengguna tertinggi Sintaks sudo su
2. login Digunakan untuk login sebagai user lain, namun harus menjadi root dulu untuk bisa menjalankan peirntah ini. Sintaks : login namauser Contoh : login adam
3. cd Digunakan untuk berpindah direktori Sintaks : cd alamat_direktori Contoh : cd /var/www
4. pwd Digunakan untuk memperlihatkan di direktori mana posisi kita berada sekarang. Sintaks : pwd
5. ls Digunakan untuk melihat isi sebuah direktori. Sintaks : ls
6. cp Digunakan untuk melakukan copy file. Sintaks : cp /direktori/file_yang_ingin_dicopy /direktori tujuan Contoh : cp /etc/file1.txt /var/www
7. mv Digunakan untuk melakukan memindahkan, cut atau rename file. Sintaks : mv /direktori/file_yang_ingin_dicut /direktori tujuan (cut) mv /direktori/file_yang_ingin_direname /nama_baru_file (rename) Contoh: mv /etc/file1.txt /var/www mv /etc/file1.txt file2.txt
8. mkdir Digunakan untuk membuat folder baru. Sintaks : mkdir nama_folder Contoh : mkdir folder1
9. rmdir Digunakan untuk menghapus folder. Sintaks : rmdir nama_folder Contoh : rmdir folder1
10. touch Digunakan untuk membuat file baru. Sintaks : touch nama_file Contoh : touch file1.txt
11. rm Digunakan untuk menghapus file. Sintaks : rm nama_file Contoh : rm file1.txt
12. more Digunakan untuk menampilkan isi sebuah file Sintaks : more nama_fie Contoh : more file1.txt
13. echo Digunakan untuk menuliskan sesuatu kata atau kalimat ke sebuah file. Sintaks : echo “isi pesan” nama_file Contoh : echo “Hai ini adalah contoh pesan” >> file1.txt
14. adduser Digunakan untuk menambah user baru. Sintaks : adduser nama_user Contoh : adduser adamkurniawan
15. addgroup Digunakan untuk menambah group baru Sintaks : addgroup nama_group Contoh : addgroup grup1
16. lsusb Digunakan untuk melihat perangkat usb yang sedang terkoneksi ke komputer Sintaks : lsusb
17. lspci Digunakan untuk melihat perangkat pci yang sedang terkoneksi ke komputer Sintaks : lspci 18. lshw Digunakan untuk melihat hardware komputer. Sintaks : lshw
19. dmesg Digunakan untuk melihat hardware yang sedang beraktifitas Sintaks : dmseg
20. top Digunakan untuk melihat proses yang sedang berjalan, seperti Task Manager pada Windows. Sintaks : top
21. cpuinfo Digunakan untuk melihat spesifikasi komputer. Sintaks : more /proc/cpuinfo
22. meminfo Digunakan untuk melihat status RAM Sintaks : more /proc/meminfo
23. clear Digunakan untuk membersihkan layar Sintaks : clear
24. halt Digunakan untuk mematikan komputer, namun harus sebagai root. Sintaks : halt
25. reboot Digunakan untuk merestart komputer, namun harus sebagai root. Sintaks : reboot 26. exit Digunakan untuk keluar dari terminal. Sintaks : exit
27. wget Digunakan untuk mendownload via terminal Sintaks : wget link_download Contoh : wget www.insightcalendar.com/Insight_Calendar_1-1_Setup.exe
28. ifconfig Digunakan untuk melihat konfigurasi ethernet/kartu jaringan. Sintaks : ifconfig
29. apt-get Digunakan untuk memperoleh paket/software dari repository ubuntu secara online. Sintax : apt-get nama_paket Contoh : apt-get update (untuk melakukan update repository) apt-get update wine (untuk mendapatkan paket wine)
30. tar Digunakan untuk melakukan extract file. Sintaks : tar [parameter] nama_file Contoh : tar -xzvf komodo-edit-5.2.4-4343-linux-libcpp6-x86.tar.gz
31. nautilus Digunakan untuk membuka tampilan GUI secara langsung. Sintaks : nautilus Contoh : sudo nautilus (menggunakan mode GUI dengan status root)
32. df -h melihat sisa kapasitas harddisk. sintaks : df -h
33. who      digunakan untuk melihat nama login kita. sintaks : who      
34. cat           digunakan untuk membuka file. sintaks : cat         contoh: cat test.txt
35. date  melihat tanggal sintaks : date
36. cal melihat kalender sintaks : melihat tanggal
37. hostname  Menampilkan nama komputer. sintaks: hostname 
38. free      Melihat Free memory. sintaks: free     
39. History melihat perintah apa saja yang pernah diketik sintaks : History

Beberapa perintah command 

1. login
Fungsi :Untuk masuk ke dalam jaringan.
Keterangan :Setiap pemakai sah dari sistem UNIX mempunyai identifikasi
pemakai sendiri (ID).
2. password
Fungsi :Memasukkan kata sandi setelah login.
Keterangan :Untuk pemakai yang baru didaftar oleh SUPER USER maka
user tidak perlu memasukkan kata sandi. Untuk menjaga
kerahasiaan, pengetikan tombol password tidak ditampilkan
di layar.
3. login
Fungsi :Untuk membuat atau mengubah kata sandi.
4. who
Fungsi :Untuk mengetahui daftar pemakai yang sedang aktif (login).
5. finger
Fungsi : Finger mempunyai kegunaan hampir sama dengan who,
hanya saja finger menyediakan informasi identitas user yang
lebih lengkap dari ada who.
6. logout
Fungsi :Untuk keluar dari sistem atau mengakhiri satu sesi login.
Keterangan :Bila pemakai akan mengakhiri penggunaan terminal
sebaiknya menjalankan perintah ini, agar hak akses pada log
in-nya tidak disalahgunakan oleh orang lain yang tidak
berhak.
7. exit
Fungsi :Untuk keluar dari sistem .
Keterangan :Sama dengan perintah log out.
8. whoami
Fungsi :Untuk mengetahui user siapa yang digunakan sedang login di
suatu komputer/terminal.
Keterangan : Digunakan bila menemukan terminal yang belum logout atau
exit dan ingin mengetahui milik siapa terminal tersebut
diaktifkan.
9. date
Fungsi :Menunjukkan atau mengatur tanggal.
10. cal
Fungsi :Mencetak kalender mulai tahun 0000 s/d 9999.
11. ls
Fungsi :Menampilkan daftar file dalam directori aktif.
Keterangan :Perintah ini akan menampilkan informasi mengenai directori
dan file. Bentuk sederhana perintah ls akan menampilkan
hanya nama file. Bentuk panjang ditandai dengan
menggunakan option –l, yang akan menampilkan nama-nama
file beserta informasi untuk setiap file yang ditampilkan.
Option-option yang disediakan :
-a : Tampilkan semua file di directory termasuk isian.
-o : Tampilkan hanya nama directory
-g : Cetak ID kelompok hanya untuk bentuk panjang
-I : Cetak nomor untuk setiap pemakai
-l : Tampilkan seluruh file secara lengkap
-o : Cetak ID pemakai (bila pemakai –1)
-r : Ubah urutan pengaturan nama file yang telah disusun
-t : Atur nama file berdasarkan waktu modifikasi terakhir,
tidak berdasarkan nama
-o : Atur nama file berdasarkan waktu akses terakhir.
Untuk option nama, bila “nama” merupakan sebuah directory, perintah itu
mencetak informasi yang diminta dengan pilihan (option) bagi semua file
dalam directori. Bila “nama” sebuah file, maka hanya informasi file
bersangkutan yang dicetak.
12. chmod
Fungsi :Mengubah permission suatu direktori/file.
Format : chmod 777 nama_file
13. clear
Fungsi :Bersihkan layar, (sama dengan perintah CLS di DOS) .
Format : clear atau bisa juga tekan kombinasi tombol ctrl+D
14. cmp
Fungsi :Membandingkan file1 dan file2 serta laporkan perbedaannya.
Format : cmp file1 dan file2
Keterangan :Perintah ini tidak akan melaporkan apa-apa jika file tersebut
identik (sama persis).
15. cp
Fungsi :Menggandakan file1 menjadi file2.
Format :
$ cp file1 file2 mengcopy → file1 ke file2
$ cp coba3 /home/syarif/nsmail → mengcopy file coba3 ke
direktori lain
Keterangan :Perintah cp akan meng-copy satu file ke file lain atau mengcopy
satu file atau lebih ke sebuah direktori.
16. rm
Fungsi :Menghapus file.
Format : rm nama-file.
atau
rm /path_file_berada
17. mv
Fungsi :Memindahkan letak suatu file atau bisa juga buat rename
nama file.
Format :
$ mv file1 file2 Renama → file1 menjadi file2
$ mv coba3 /home/syarif/nsmail → Memindahkan file coba3 ke
direktori lain
Keterangan :mv akan memindahkan satu file ke file lain atau
memindahkan satu file atau lebih, ke sebuah direktori.
18. cat
Fungsi :Menampilkan isi sebuah file (sama dengan perintah TYPE
pada DOS). Cat berfungsi untuk mencetak ke layar monitor
isi dari sebuah file text.
Jika file dililihat menggunakan
perintah ini bukan file text maka akan keluar
karakterkarakter aneh pada layar.. Untuk menghindari
tercetaknya karakter-karakter aneh tersebut dapat digunakan
perintah cat –v.
19. more
Fungsi :Menampilkan isi text file per layar.
Format :more nama-file
Keterangan :Dengan perintah ini isi file dapat ditampilkan perlayar
sehingga dapat diperiksa secara detail. Tekan spasi untuk
melihat isi file di layar berikutnya.
20. history
Fungsi :Menampilkan perintah-perintah yang telah digunakan
sebelumnya.
Format :history
21. wc
Fungsi :Menghitung jumlah kata, jumlah baris dan jumlah karakter
dalam suatu file.
Format :wc nama-file
22. man
Fungsi :Singkatan dari manual yaitu untuk menampilkan halaman
manual untuk semua perintah UNIX. Perintah ini sangat
bermanfaat bagi setiap pemakai UNIX karena dapat
membantu mengingat kembali perintah-perintah UNIX.
Format :man nama-perintah
23. grep
Fungsi :Mencari isi suatu file di sembarang directori.
Format :grep –n ‘nama-file’ di-direktori
Keterangan :Perintah grep akan mencari suatu variable dalam suatu baris
tertentu, di dalam sembarang direktori pada semua file. Grep
sangat berguna untuk menemukan kata tertentu dalam
beberapa dokumen atau mencari adanya sebuah variable
dalam sekelompok program.
Misalnya : grep –n ‘shutdown’ /etc/*.
24. mkdir
Fungsi :Membuat direktori.
Format :mkdir nama-direktori
~$ mkdir coba1 coba2 coba3 (membuat 3 direktori sekaligus)
Keterangan : Di DOS peritahnya adalah MD (make directory)
25. rmdir
Fungsi :Menghapus direktori yang kosong .
Format : rmdir nama-direktori
~$ rmdir coba1 coba2 coba3 (menghapus 3 direktori
sekaligus)
Jika directori yang dihapus tidak ada maka akan ditampilkan
pesan.
Keterangan : Di DOS peritahnya adalah RD (remove directory).
26. pwd
Fungsi :Menunjukkan direktori aktif.
Format :pwd
27. cd
Fungsi :Masuk kelokasi direktori tertentu.
Format : cd path-direktori
Contoh :
~$ cd /etc , maka akan pindah ke direktori etc
28. adduser
Fungsi :Menambahkan user baru disistem.
Format :adduser nama-user
29. ps
Fungsi : Digunakan untuk memonitoring informasi tentang proses
yang aktif dalam sistem UNIX.
Format :ps -aux
30. kill
Fungsi : Digunakan untuk menghentikan proses yang sedang berjalan.
Format :kill id-proses
Keterangan : Id proses dapat dilihat pada kolom PID pada keluaran
perintah ps -aux diatas.
31. &
Fungsi :Menjalankan program di belakang layar (multitasking).
Format :& nama-program
32. bc
Fungsi :Perintah bc dapat digunakan sebagai calculator.
Keterangan : Fasilias ini tida ada pada versi UNIX standar.
33. pr
Fungsi :Mencetak isi file ke printer.
Format :pr nama-file > /dev/lp0
34. write pemakai [tty]
Fungsi :Mengirim pesan ke pemakai yang sedang login.
Keterangan :Write akan membuat hubungan dari keyboard ke layar
pemakai yang ditentukan. Apa saja yang diketikkan dari
keyboard akan tampak di layar penerima.
35. mesg [pilihan]
Fungsi :Menolak pesan dari pemakai lain.
Keterangan :Anda dapat juga menolak pesan yang dikirim dengan
memakai perintah write.
Perintah ini tidak dapat menolak ijin
bagi super user untuk mengirim pesan.
36. mail [penerima]
Fungsi :Mengirimkan dan membaca pesan berupa surat.
Keterangan :Mail adalah sebuah program pengiriman elektronik yang
mengirimkan pesan ke user lain atau membaca pesan dari
user lainnya.
37. wall
Fungsi :Pengiriman pesan oleh super user.
Keterangan :Bagi super user, sistem operasi UNIX menyediakan
pengiriman pesan keseluruhan pemakai yang sedang log in
saat itu dan perintah ini hanya dapat dilakukan oleh super
user.


Mungkin hanya segitu yang saya ketahui tentang Linux itupun saya lihat diberbagai artikel - artikel lainya yang tersebar didunia maya atau internet. 
Ya, cukup sekian, semoga bermanfaat bagi sobat yang telah membaca artikel ini, mohon maaf apabila ada kesalahan dalam penulisan atau pengetikan dan tolong kasih komentar apabila ada kekurangan atau ada informasi yang salah menganai linux ini. Terima kasih dan sampai jumpa di artikel berikutnya.

Thursday, March 17, 2016

Perbandingan OSI Layer dengan TCP/IP



Perbandingan OSI Layer dan TCP/IP Layer Beserta Contoh Protokolnya

            Apa kabar Sahabat ?, baik – baik saja bukan?, semoga saja begitu karena saya di sini akan menjelaskan tentang perbandingan antara OSI Layer dengan TCP/IP. Sebelum menuju perbandingan antara kedua Layer tersebut saya akan menjelaskan sedikit tentang si OSI ini ya Sahabat, jadi jangan terburu – buru santai saja oke ?.

             A.     Mengenai OSI Layer
            Apa sih itu OSI ?, OSI merupakan Singkatan dari Open System Interconnection yang diciptakan oleh International Organization for Standardization (ISO). Well, buat sahabat yang ingin menghapal pencipta OSI sangat mudah dengan mengingat kebalikan dari OSI yaitu ISO hehehe. ISO menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana Proses Komunikasi data berinteraksi melalui jaringan. Terdapat tujuh layer pada model OSI, setiap layer bertanggung jawab secara khusus pada proses komunikasi data.
            Berikut ini ke tujuh model OSI Layer Versi ON THE SPOT hehehhehehe, bercandanya jelek, serius nih yaitu antaralain dan tidak bukan :

 7. Application
            Lapisan ini menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna seperti program e-mail, dan services lain yang berjalan di jaringan komputer.
            
 6. Prsentation
            Yang ke enam presentation bertanggung jawab bagaimana data di konversi dan di format untuk transfer data. Contoh konfersi format .txt untuk text , gif dan JPG untuk gambar.
            
 5. Session
            Layer ini bekerja untuk menentukan bagaimana dua terminal menjaga, memelihara dan mengatur koneksi jaringan antara satu dengan yang lain.
            
 4. Transport
            Transport bertanggung jawab membagi data menjadi segment, menjaga koneksi logika antar terminal, dan menyediakan penanganan kesalahan jarigan.
             
3. Network
            Fungsi dari layer ini yaitu untuk menentukan alamat jaringan, rute yang harus di ambil selama proses transfer data, dan menjaga antrean trafik di jaringan
            
 2. Datalink
            Menyediakan link untuk data. Komunikasinya dengan kartu jaringan, mengatur komunikasi layer physical antar sistem koneksi dan penanganan masalah jaringan.
 
1.      Physical
Berfungsi untuk memproses data menjadi bit dan di transfer melalui media jaringan seperti kabel ataupun nirkabel, dan menjaga koneksi fisik antar sistem.
           
Nah, itu merupakan ketujuh Layer yang terdapat di OSI yang dari ketujuh tersebut memiliki peran dan fungsinya masing – masing. Tujuan utama penggunaan OSI  ini adalah untuk membantu desainer jaringan memahami fungsi dari tiap – tiap layer yang berhubungan dengan aliran komunikasi data, termasuk jenis – jenis protocol jaringan dan metode transmissinya. Mungkin penjelasan tentang OSI cukup sampai disini selanjutnya beralih ke TCP/IP.
Tadi kita sudah mempelajari sedikit tentang OSI Layer dan ketujuh lapisanya. Selanjutnya kita akan menjelaskan tentang apa itu TCP/IP dan lapisan apakah yang terdapat di TCP/IP dan protokol – protokol apa sajakah yang terdapat pada TCP/IP, oke langsung saja.

B. TCP/IP 
TCP/IP merupakan singkatan dari Tansfer Control Protocol / Iternet Protocol yang fungsinya hampir sama seperti OSI yaitu bertanggung jawab secara khusus pada proses komunikasi data. Contoh satu lapisan dari TCP/IP untuk membentuk koneksi antar perangkat, sementara lapisan lainya bertanggung jawab untuk mengkoreksi terjadinya troubleshooting atau kesalahan jaringan selama proses transfer data.
Nah, yang membedakan antara OSI dengan TCP/IP ini yaitu dari Layernya atau dari lapisannya yaitu OSI memiliki tujuh lapisan, sedangkan TCP/IP berjumlah empat lapisan yaitu Aplikasi, Transport, Internet, dan Network interface.

4. Aplikasi

Di dalam lapisan aplikasi TCP/IP terdapat tiga lapis OSI yaitu Application, Presentation, dan Session. Di dalam lapisan Aplikasi TCP/IP ini terdapat protocol – protocol seperti :
·        
      DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) : Berfungsi untuk distribusi nomor IP secara otomatis dan terbatas sesuai dengan kelasnya
·         DNS (Domain Name System) : Berfungsi untuk penamaan domain dan nomor IP
·         FTP (File Transfer Protocol) : Berfungsi untuk mentransfer file
·         HTTP (Hyper Text Transfer Protocol) : Berfungsi untuk mentransfer Web dan HTML
·         NNTP (News Network Transfer Protocol) : Berfungsi untuk mentransfer Newsgroup
·         MIME (Multipurpose Internet Mail Extation) : Berfungsi untuk mengirim pesan binary dalam bentuk teks
·         SMB (Server Massage Block) : Berfungsi untuk mengambil file dari server
·         SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) : Protokol untuk pertukaran mail
·         SNMP ( Simple Network Manajement Protocol) : Protocol untuk manajamen jaringan
·         TFTP (Trivial FTP) : Protokol untuk mentransfer file
·         Telnet : Protokol untuk akses jarak jauh
·         RPC (Remote Prosedure Call) : Protokol untuk pemanggilan jarak jauh
·         DLL.

3. Transport

Di dalam lapisan TCP/IP transport terdapat satu lapis OSI yaitu Transport. Di lapisan transport ini terdapat protokol seperti :
·         TCP (Transmission Control Protocol) : Protokol pertukaran data yang ber-orientasi (Connection – Oriented)
·         UDP (User Datagram Protocol) : Protokol pertukaran data non-oriented (Connectionless)

2. Internet

     Di dalam lapisan TCP/IP Internet terdapat satu lapis OSI yaitu Network. Di lapisan internet TCP/IP ini terdapat protokol seperti :
·         IP (Internet Protocol) : Protokol untuk menetapkan routing
·         RIP (Routing Information Protocol) : Protokol untuk memilih routing
·         ARP (Address Resolution Protocol) :  Protorkol untuk memgetahui informasi hardware dari nomor IP
·         RARP (Revers Address Resolution Protocol ) : Protokol untuk mengetahui informasi nomor IP dari hardware

1. Network Interface

Didalam lapisan TCP/IP ini terdapat protoko – protokol antaralain :

·         SLIP (Serial Line Internet Protocol) : Protokol pertukaran dengan menggunakan sambungan berbasis serial
·         PPP (Ponit to Point Protocol) : Merupakan protokol dengan akses Poin ke Poin

Nah, keempat lapisan tersebut akan di lewati oleh data yang ditransfer melalui jaringan, kemudian di sisi penerima  data tersebut melewatinya sampai ke aplikasi. Mungkin hanya sampai di sini penjelasan tentang OSI Layer dan TCP/IP semoga bermanfaat bagi kita semua sahabat para pembaca Blogspot ini dan mohon maaf apabila ada kesalahan saat menjelaskan eh, lebih tepatnya pengetikan di penjelsan mengenai OSI dan TCP/IP ini, sampai jumpa di postingan berikutnya.
Dadah, good bye !!!

Friday, December 25, 2015

Pengertian Dos dan jenisnya


  Baiklah disini saya akan menjelaska pengertian dan jenis - jenis dari DoS, tapi sebelumnya kita harus mengetahui dulu bahwa DoS ini adalah salah satu jenis ancama jaringan yang harus anda ketahui supaya dapat mengantisipasi jika anda mengalami masalah - masalah yang serupa seperti ini.



Pengertian dan jenis - jenis DoS :


a)      Denial of Services (DoS)
       Yaitu salah satu ancaman keamanan jaringan yang membuat suatu jaringan anda tidak dapat di proses atau di akses yang membuat sistem anda tidak dapat memproses atau merespon terhadap traffic atau merespon terhadap object dan resource jaringan.
Bentuk umum dari serangan DoS ini adalah dengan cara mengirimkan paket data dalam jumlah yang banyak dan besar terhadap suatu server dimana suatu server anda tidak dapat meresponnya. Bentuk umum dari DoS ini memanfaatkan celah yang rentan dari suatu sistem operasi, layanan – layanan jaringa, aplikasi – aplikasi, dan eksploitasi celah atau titik.

b)      Distributed Denial Of Services (DDoS)
 Yaitu ancaman jaringan yang terjadi saat penyerangan berhasil mengkmpromi beberapa layanan sistem dan menggunakan atau memanfaatkannya sebagainpusat untuk menyebarkan serangan terhadap korban dari kejahatan jaringan lainnya.

c)       Distributed Refelective Denial Of Services (DRDoS)
Yaitu ancaman jaringan yang memanfaatkan operasi normal dari layanan internet, seperti protocol – protocol update DNS (Domain Name System) dan router. DRDoS ini menyerang fungs jaringan dan mengirim Update, dalam jumlah sesi yang sangat besar kepada berbagai macam layanan server atau router dengan menggunakan address spoofing kepada target Korban.


                    Adapun ancaman - ancaman lainya yang dapat menyerang jaringan yang tentunya harus anda ketahui juga. Berikut ini adalah daftar dari ancaman jaringan lainya :

1)      Syncronouns
Yaitu serangan keamanan jaringan dengan mengkrubuti sinyal SYN kepada sinyal yang menggunakan protocol TCP/IP dengan melakukan inisiasi sesi komunikasi. Seperti kita ketahui, sebuah Client mengirim paket SYN kepada Server, yang kemudian server akan merespon dengan paket SYN/ACK kepada Client tadi kemudian Client tadi merespon balik juga dengan paket ACK kepada Server.

2)      Smurf Attack
Yaitu serangan keamanan jaringan dalam bentuk smurf attack yang tejadi ketika sebuah server digunakan untuk membanjiri korban dengan data Sampah yang tidak berguna, server atau jaringan yang di pakai menghasilkan response paket yang banyak seperti ICMP ECHO paket atau UDP paket dari satu paket yang di kirim. Serangan yang umum terjadi adalah dengan cara mengirimkan Broadcast ini, sehingga setiap node akan merespon balik dengan satu atau lebih paket respon.

3)       Ping of Death
Yaitu serangan keamanan jaringan dengan cara mengirimkan ping yang berlebihan atau over size dengan cara menggunakan sebuah Tools yang akan mengirimkan pesan ping secara otomatis dan secara terus menerus yang akan menyebabkan server akan terbebani oleh ping yang over size tersebut.

4)      Stream Attack
Yaitu masalah keamanan jaringan yang terjadi saat jumlah paket yang besar dan dalam jumlah berlebih yang di kirim menuju ke port pada sistem Korban menggunakan sumber nomor yang Random atau secara acak.

5)      Spoofing Attack
Yaitu suatu ancaman jaringan dengan cara menjelma atau menyamar menjadi suatu yang lain dan berbeda. Spoofing attack terjadi dari IP address dan node Source atau tujuan asli yang valid diganti dengan IP address atau node source tujuan yang lain.

6)        Man –I n – The – Middle Attack
Yaitu serangan keamanan jaringan Pembajakan yang terjadi saat User perusak dapat memposisikan di antara dua titik link komunikasi dengan cara :
Ø  Dengan jalan mengCopy atau menyusup traffic antara dua partisi, hal ini pada dasarnya merupakan serangan penyuspan.
Ø  Para penyerang memposisikan dirinya dalam garis komunikasi dimana dia bertindak sebagai Proxy atau mekanisme Store and Forward simpan dan lepaskan.
Para penyerang ini tidak tampak pada kedua sisi link komunikasi dan bisa mengubah isi dan arah traffic, dengan cara ini para penyerang logon credensial atau data sensitive ataupun mampu mengubah isi pesan dari kedua titik link.

7)        Spamming
Yaitu gangguan pada jaringan yang umum di jabarkan sebagai spam yang tidak di undang ini, news group atau pesan diskusi forum. Spam ini bisa dalam bentuk iklan vendor atau bahkan berisi Virus Trojan. Spam dalam umumnya bukan merupakan serangan ke amanan jaringan akan tetapi serangan spam ini hampir mirip DOS.

8)      Sniffer
Suatu seragan keamanan jaringan dalam bentuk Sniffer atau biasanya di kenal sebagai Snooping Attack yang meruakan kegiatan user perusak yang ingin mendapatkan informasi tentang jaringan atau traffic lewat jaringan tersebut. Suatu Sniffer biasanya berupa program penangkap paket yang bisa menduplikasi isi paket lewat media jaringan tersebut kedalam file. Serangan Sniffer ini biasanya di fokuskan pada koneksi  awal antara client dan server untuk mendapatkan logon credensial , Password dan lainnya.

Nahh , dengan mengetahui dan memahami ancaman keamanan jaringan ini,  tentunya anda dapat lebih waspada dan mulai mengatur jaringan anda dengan membuat nilai resiko keamanan jaringan dalam organisasi anda atau lazim disebut dengan “Risk Security Assasigment”. Mungkin hanya sedikit yang hanya bisa saya sampaikan semoga bermanfaat Good luck !!! .